Dia pernah berkata pada ku, dahulu ia mencari kebahagiaan dengan mengikuti segala trend yang lagi booming saat itu. Maka tak heran jika ia sering mengikuti berbagai acara kontes kecantikan, fashion show, dance dan lain sebagainya.Dengan berbalutkan busana yang minim, tampaknya ia senang jika memamerkan tubuhnya kepada orang lain, terutama kaum lelaki. Maka bayangkan saja bagaimana ia rela menggadaikan harga dirinya demi kenikmatan dunia itu..
Dia pun pernah berkata padaku, saat itu bisa dikatakan bahwa ia saat banyak dipuji oleh banyak lelaki, ya.. karena kepintarannya, kecantikannya, dan segala yang ada pada dirinya...Hingga tak heran jika banyak teman lelakinya yang mengajaknya untuk berpacaran....Namun, ia selalu menolak ajakan temannya tersebut. Dan ternyata ia tak menemukan kebahagiaan sedikit pun dibalik semua itu.
Namun,,ternyata dibalik semua itu,,,ternyata Allah telah menyiapkan suatu rencana baginya..
Suatu hari ia mengunjungi sebuah toko buku dan tak sengaja, ia melihats ebuah buku dengan judul "ENGKAU LEBIH CANTIK DENGAN JILBAB". Mungkin dari sinilah Allah mulai memberinya hidayah. Tanpa berpikir ulang, ia langsung saja membeli buku tersebut....
Seminggu Kemudian....
Ya Allah,, Subhanallah....Aku seakan tak mengenali makhlus manis berkerudung putih lengkap dengan baju panjangnya itu...Aku Menatapnya kagum....
Sungguh,,Dia lebih Cantik...Cantik sekali....
Aku merangkulnya dan aku melihat senyuman tulus dari raut wajahnya..
Ia melanjutkan ceritanya kepadaku...
Ternyata orang tuanya tak merestuinya untuk mulai berjilbab, namun ia bersikeras untuk tetap menggunakan hijab dan berusaha untuk memberikan pengertian kepada orang tuanya yang saat itu pun masih belum menggunakan jilbab...Alhamdulillah orang tuanya pun mulai mengertinya...
Bulan demi bulan pun berlalu....
Aku melihatnya seakan melihat seorang bidadari yang turun ke bumi ini..Sungguh ia sangat jauh berbeda dengan dia yang kukenal dahulu...Dan tahukah bahwa \ternyata Allah memberikan semburat kasih sayang lagi baginya...Menguatkan iltizamnya..menguatkan raganya,, mengistiqomahkannya, hingga ia mulai mencoba untuk menyempurnakan jilbabnya sesuai dengan aturan syar'i...Dan dengan senyum tulusnya ia mengatakan kepadaku bahwa inilah kebahagiaan yang ia cari selama ini..
Namun, ternyata dibalik semua itu....tersingkaplah Sebongkah Batu penghalang, penghalang atau batu lompatan untuk meraih Cinta-Mu yang lebih dalam...Sayang,,, aku baru mengetahuinya selama ini...
Subhanallah...Andaikan kau tahu bahwa betapa besarnya pengorbanannya saat itu,,mulia dari menuai banyak kecaman dari orang tua,,dijauhi guru dan teman - teman..Hingga ia lebih sering menyendiri,, ia hanya sibuk berkhalwat dengan Sang Penciptanya...
Ya Rabb...Lindungilah bidadari mu ini dan janganlah Engkau sedetikpun melalaikannya..
Ia pun pernah berkata padaku,, Semua itu tak berarti apa - apa baginya..Ia ikhlas untuk menerima semua "amanah" dari Allah ini....Ia akan berjuang agar tidak pernah hanyut dalam buaian dunia lagi..
Ya Allah,,,betapa tulusnya bidadari-Mu ini...
Suatu hari ia mendatangiku....
Aku terkejut melihat kedatangannya sambil menangis tersedu - sedu, bahkan aku melihat beberapa lebam di wajah manisnya...Dia mengatakan bahwa orang tuanya akan membakar semua jilbabnya..
.......Ya Rabb...
aku seakan tak mampu berkata - kata. Aku hanya menatapnya haru...
Aku hanya berbisik kepada Allah...
aku seakan tak mampu berkata - kata. Aku hanya menatapnya haru...
Aku hanya berbisik kepada Allah...
tidakkah Engkau melihat betapa beratnya ujian yang Kau berikan Kepada Sahabatku ini,,
Tidakkah Engkau memberikannya kemudahan dan keringanan atas semua ini...
Namun aku mengerti bahwa sahabatku itu mampu untuk mengatasi semua itu,,
Karena Kau telah mengiltizamkan kedadanya akan kenikmatan untuk Mencintai-Mu lebih dari segalanya...
Mengikhlaskan Engkau sebagai satu - satunya yang berhak disembah..
Ya Allah...
Ketika aku melihat wanita dengan bangganya memperlihatkan tubuhnya..
Ketika aku melihat wanita dengan bebasnya berhubungan dengan lelaki..
Ketika aku melihat wanita yang memamerkan kecantikannya...
....Aku Melihat sahabatku dengan sejuta tanda tanya...
Tidakkah pernah terbersit sekalipun di benakknya untuk menghalalkan segala kenikmatan ini...
Tidak ya Allah...Tidak sekalipun..
Ia tak pernah tergitur dengan semua ini..
bahkan tak menyurutkan keteguhan hatinya untuk tetep mempertahankan izzahya..
meskipun badai menghadang...
Meskipun badai itu pun adalah orang tuanya sendiri,,
Yang seharusnya menjadi tempat curahan hatinya ketika masalah..
tempatnya ia bertanya akan segala sesuatu...
Namun kini lihatlah Ya Rabb...
Dengan beraninya ia mengatakan "Tidak " kepada orang tuanya demi Cintanya kepadamu...
Tidakkah Engkau melihat semua ini sebagai bentuk ketaatan kepada-Mu?
Tidakkah Engkau melihat betapa ia mengharap uluran tangan-Mu,
kehangatan disetiap sepertiga malammu, tentramnya hati ketika mendengar ayat - ayat-Mu...
Ya Allah...
Janganlah Engkau sedikipun menjadikan semua pengorbanan ini sia - sia..
Tempatkanlah ia di sisi terbaik-Mu...
Ya Allah..
Hamba-Mu yang Lemah ini tak mampu berbuat apa, Aku hanya mampu mendoa'akannya pada-Mu..
Jadikanlah ia Sang Mujahidah sejati...
Bidadari penghias Dunia-Mu ini.....
(Bersambung.......)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar